Ia pernah menyayangimu.
Ya, ia benar menyayangimu
Tapi tidak seperti dulu,
Dulu....
Ketika ia masih mengorbankan seluruh waktunya untuk menunggumu.
Ketika harapan-harapannya menutupi banyak sedih yang menghujaninya.
Ketika ia selalu memaklumi kesalahan-kesalahanmu yang selalu sama.
Karna ia percaya bahwa kepergianmu bukanlah akhir cerita yang dia bayangkan.
Ketika pada akhirnya, ia cuma ingin dihargai sedikit dari perasaannya.
Tidak perlu dibalas dengan peluk, dengan rasa yang sama atau dengan kepulangan. Tapi cuma dengan kamu anggap ada.
Ya, ia pernah menyayangimu.
Walau sudah banyak kesempatan yang tidak ia hiraukan, karna ia maunya cuma kamu.
Dan kamu baru mengetahuinya sekarang, ketika ia sudah jauh.
Ia sudah pergi jauh bersama kenangan yang berjalan dibelakang.
Seperti bayang-bayang yang tidak kelihatan, padahal tidak pernah berhenti mengejarnya.
Ia pergi jauh bersama sisa perasaan yang sudah ia berikan semua untukmu.
Ia pergi jauh bersama sebagian dari dirinya yang akan selalu ada dalam dirimu.
Komentar
Posting Komentar