Langsung ke konten utama

teruntuk ibu..

Bu, terimakasih telah memberikan tempat ternyaman selama sembilan bulan.
Terimakasih sudah menjagaku selama itu.
Terimakasih untuk kasih sayang mu selama aku didalam kandungan.

Bu, maaf kalo selama ini aku belum memberikan apapun yg membuatmu bangga kepadaku.
Maaf kalo selama aku hidup, aku selalu membuatmu kecewa diatas sana.

Bu, tahukah kamu?
Aku selalu berandai-andai bagaimana rasanya memiliki seorang ibu.
Aku selalu memimpikan bagaimana rasanya memeluk seorang ibu.
Aku selalu mendambakanmu bisa menemaniku seumur hidupku.

Bu tahukah kamu?
Setiap aku bersedih, aku selalu merindukanmu.
Setiap malam aku selalu ingin tertidur dipelukanmu.
Setiap pagi aku berkhayal kalau engkau bisa membuatkanku sarapan.
Setiap kenaikan kelas aku selalu ingin seperti yang lain, ingin seorang ibu mengambilkan rapotku.
sewaktu wisuda aku ingin engkau menyaksikan ku.
Aku ingin menjalani hidup seperti teman-temanku.
Mempunyai ibu yang bisa memanjakan, bisa diajak curhat, memeluk ketika aku menangis.

Bu...
Aku ingin pulang ke pangkuanmu, lalu memohon kepada tuhan untuk mengembalikan masa kecilku.
Bu, aku sudah hampir menyerah berdamai dengan dunia. 
Semakin aku mengalah, semakin dunia memperolokku. Tapi ingatan samar tentang wajahmu menguatkan aku lagi.
Bu, 
jika suatu saat nanti aku tak bisa memberi kebahagiaan untukmu, maafkan aku. 
Saat ini pun aku begitu ingin berhenti dan tertidur pulas.  

Bu, aku ....
Begitu merindukanmu.


Tertanda 
- putrimu yang sudah bertumbuh besar-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentang kepergianmu

tentang kepergianmu adalah sesuatu yang pernah membuatku  merasa tak pantas untuk dicintai, tepat kau memilih pergi. meski aku sudah berusaha dengan baik menjadi seseorang yang pantas untuk dicintai. entah mungkin kepergianmu waktu itu membuatku sulit untuk percaya diri lagi. dan mempercayakan hatiku lagi pada seseorang yang menawarkan hatinya untuk bisa kupercaya seutuhnya. perasaan kecewa adalah satu-satunya alasan yang membuatku merasa lebih baik memilih untuk sendiri. menghindari patah hati berulang kali. karna percuma berpindah ketika hati masih merasa belum pulih seutuhnya, semua orang mungkin akan berusaha melawan rasa kesepian dengan menemukan hati yang baru untuk disinggahi. tanpa mereka sadari berpindah singgah ketika hati tak bisa berpindah seutuhnya, hanya sebuah ambisi ingin segera menemukan bahagia. padahal tidak semua berpindah singgah akan membuat patah hati sebelumnya sembuh dengan mudah. padahal tidak semua orang yang kita terima sebagai peng...

apakah aku telah salah mengenalimu?

Kau meninggalkanku bersama hujan yang selalu kubenci. Tanpa alasan, tanpa pamit. Lalu tiba-tiba saja, kau kembali datang. Kupikir kita akan kembali seperti dulu lagi. Namun nyatanya, kau mengenalku saja tidak. Aku bagaikan angin lalu yang tak pernah kau lihat. Tiba-tiba saja dadaku terasa sesak. Untuk apa kau kembali jika hanya menyakiti? Semakin membuatku benci. Sampai suatu hari, aku merasa gelisah. Kau yang sekarang bukan seperti kau yang dulu kukenal. Sangat asing bagiku. Kau seperti terlahir kembali menjadi orang baru. Akupun jadi berpikir, apakah aku telah salah mengenalimu?

perpisahan

Langkahmu tak perlu lagi menyusulku Ada beberapa hal yang memang harus selesai. Rela tak rela Aku akan baik-baik saja. Kau akan baik-baik saja. Percayalah.. Tandaskan air matamu, Bukan dengan cara seperti ini aku ingin kau lepas Kita pernah menyenangkan. Pernah punya impian bersama,  Pernah punya cerita. Apa yang pernah kita punya sangat berharga. Dan tidak ada yang bisa mengubah itu. Maaf kalau akhirnya tidak seperti yang kau kira. Permasalahkan aku ketika rasa itu hilang, silahkan. Tapi, aku tidak bisa memaksa diriku Untuk berjalan disebelahmu lagi. Pelajaran kehidupan tidak berhenti saat kita berhenti bergandengan. Justru sebaliknya, kelak akan kau temui lagi hati yang diciptakan untuk bersebelahan denganmu. Untuk memberikanmu lebih banyak pengetahuan mengenai rasa bahagia. Kita berdua akan bertemu dengan kisah yang lebih indah Suatu saat nanti kau akan menyadari itu. Ketika segala cacian sudah beres kau muntahkan. Jangan lupa untuk kembali berdiri diatas kedua kakimu. Nikmati m...