Akhirnya sampai ke agustus yang kurindukan.
Terkadang tidak terpikirkan olehku bahwa aku masih berdiri dibawah bayang-bayang kenanganmu
Kamu yang sudah berjalan lebih jauh dari yang kupikirkan,
Kamu yang telah berhasil merelakan segalanya,
Sedangkan aku masih mencoba mengikhlaskan.
Agustus yang tak sebahagia tahun-tahun sebelumnya,
Memaksaku untuk mencoba mengikhlaskan apapun alasannya.
Meski jalan terlihat jauh dan melelahkan,
Tapi semuanya hatus tetap berjalan kedepannya.
Kata orang mengikhlaskan itu bentuk cinta yang paling besar.
Sedangkan menurutku ikhlas itu kekuatan yang sedang aku upayakan dalam hidupku saat ini.
Sesungguhnya bentuk cintaku sekarang hanya bisa kutuangkan dalam bentuk doaku.
Bagaimana kehendak tuhan nanti padamu akan selalu kusemogakan.
Komentar
Posting Komentar